HEADLINE TEXT MARQUE FITURE | CHANGE ALL OF THIS TEXT WITH YOUR OWN | NDYTEEN

Rabu, 18 Juni 2014

Blogger Bodoh

Blogger Bodoh


Permusuhan dan Pecahnya Permainan Dam

Posted: 17 Jun 2014 08:20 AM PDT

Cerita ini adalah permusuhan kami yang pertama, saya tetap menyimpannya sebagai suatu memori kisah klasik masa lalu. Awalnya, persatuan kami dengan Dam berjalan dengan baik. Kami konsisten dengan aturan yang ada. Termasuk  aturan kalah ganti. Dimana jika seorang juara bertahan maka akan terus menguasai permainan Dam, dan yang lain jadi penonton.

Personil Lupus Kampung hanya ada 5, karena yang sering menggunakan baju 2 lapis hanya 5 orang saja. Sedangkan yang dua orang (Arfah - Meto, Alrm dan M. Ali - Baba) tidak terlalu sering kumpul bersama. Kali ini perseteruan ini di awali saya dan Baba, kala itu.

Cerita sedikit perawakan M. Ali (Baba'). Dia orangnya memiliki temprament tinggi, cerdas berkreativitas, mudah tersinggung, tapi juga murah senyum. Namun ada sedikit kekuranganya, yaitu gigi depannya rusak. Dan jika di singgung masalah tersebut pasti langsung ngamuk, hahaha .... dasar temprament ...!!

Suatu hari, saya agak lambat pulang sekolah. Dan ternyata di tempat biasa kami bermain Dam telah ada 2 orang yang sedang bermain menggunakan Dam, saya lalu masuk dan melihat ternyata Baba dan Bang Jack. Memang mereka satu sekolah tapi beda Jurusan.

"Kalah ganti" teriakku. Mereka cuman asik dan terus main jawab asal saja "beres". Saya lalu pergi kerumah makan dan ganti baju. Saya agak buru-buru karena tidak mau ketinggalan dengan permainan itu. Dan setelah sampai ada di tempat permainan Dam, sudah hampir selesai. Saya terus teriak kalah ganti, kalah ganti, dan akhirnya permainan tersebut usai dengan kekalahan Baba'.

Saya meminta Si Baba' untuk pindah karena giliran saya, tapi karena penasaran mungkin kalah dua kali dia tidak mau pindah. Saya emosi, tidak terima karena tidak tunduk pada aturan. Memang sih, si Baba ini tidak tau aturan.

Sepanjang permainan saya terus mengganggu, mengatur pionnya, mengatakan kalimat-kalimat yang bikin sakit telinga. Bodoh, tolol, dan kata-kata lain yang tidak enak di dengar. Tapi semua itu masih bisa ia tahankan. Lalu si Baba ini kalah lagi, tapi tetap tidak mau dinganti. Mencari seribu alasan bahwa kalah karena di ganggu dan sebagainya.

Saya tidak tahan, setelah langkah pertama pion permainan baru, saya keluar dan langsung teriak "Mentega, mentega" wkakaka ...!!. Mentega itu menggambarkan tentang kotoran gigi yang menumpuk. Spontan mendengar teriakan saya Si baba langsung berdiri dan langsung mengumpat dalam logat Makassar. Saya langsung kabur menuju sekolahan SD yang ada di dekat rumah.

Saya pikir, hanya sampai disitu saja, ternyata Si Baba ini terus mengejar. Melihat itu saya terus berlari dan terus berlari. Tapi si Baba ternyata orang yang cukup gigih dan terus mengejar. Saya terpojok, saya sudah kehabisan tenaga.

Dalam keadaan berlari saya melihat batu sebesar kepalan tangan di tengah jalan. Batu itu saya raih dan langsung berbalik badan. Mengambil sikap akan melempar target dari belakang.

Baba melihat itu dan mencoba mencari batu yang sama, namun gagal dan hanya mendapatkan sebatang kayu usang ukuran 30 cm. Ringan dan bisa di patahkan dengan satu jari. Matanya terus mencari tetapi saya sudah dalam posisi siap melempar. Jarak kami hanya 5 meter. Seperti sebuah adegan laga yang siap bertarung.

Saya : "Cari batu, .. jangan coba-coba ... tar kepalamu bocor"
Baba : "Sebenarnya kamu mau apa" tanyanya
Saya : "Saya pasti lempar kamu batu, buang kayu yang kamu pegang"
Baba : "Kalau berani jangan pakai batu"

Saya tidak mungkin untuk menantang dia untuk berkelahi. Saya kelas 2 SMP dan dia kelas 2 SMA. Sesuatu yang tidak seimbang.

Saya : "Enak saja, kamu yang curang masa saya tidak boleh curang"

Saya lalu siap melepaskan lemparan batu sebesar kepalan. Baba ketakutan dan coba melindungi kepala dengan tangan, lalu tiba-tiba, kepala Sekolah saya waktu SD keluar dari rumanya dan langsung mengingatkan. "Berhenti, kalian ini berteman kenapa berantem?, buang batumu, dan kamu juga buang kayu mu". "Jika saya dengar kalian berkelahi, ingat saya lapor orang tua kalian"

Mendengar hal tersebut saya melepaskan batu dan baba melepaskan kayunya. Lalu kami di perintahkan untuk pulang kerumah masing-masing. Baba pergi lebih dulu, setelah itu saya pun pergi.

Dengan perasaan masih kesal karena tidak bisa main Dam, saya balik ke tempat permainan. Saya lihat hanya tinggal papan dam saja, dan pion tutup pasta gigi sudah tidak ada. Memang, kalau permainan habis, Jack membawa Pionnya pulang dan saya menyembunyikan papannya.

Esok harinya Jack, Balo dan Mandocang datang dan ingin bermain Dam, tapi saya masih kesal, saya tidak tau, siapa yang menunjukkan tempat saya menyembunyikan papan Dam. Saya menyalahkan Jack yang memperlihatkan tempat saya sembunyikan papannya. Diminta untuk menunjukkan papan dam saya diam. Ketiganya (Jack, Balo dan Mandocang) memusuhi saya. Pico yang tidak tau masalah tetap membangun komunikasi bersama. Tetapi pada akhirnya Pico membela saya dan memilih saya. Kami terpisah pada 2 kubu berbeda.

Dengan papan Dam saya masih bisa bermain dengan Pico, karena bisa menggunakan batu berwarna putih dan hitam sebagai pion. Sedang mereka bisa apa dengan tutup pasta gigi .. hahaha ...!!

Tapi permainan ini makin tidak mengasikkan, hanya ada 2 orang tanpa penonton, buat bosan. Tidak ada lawan lain, itu lagi itu lagi, benar-benar membosankan.

Semua kaset lagu dari Jack yang saya pinjam minta di kembalikan, begitu juga Balo. Di serambi rumah, saya angkat soud system, memutar lagu baru, kaset baru. Sedangkan yang lainnya duduk di sebuah post Ronda tidak jauh dari rumah, tempat orang tua sering kumpul. Hinga mereka bisa dengan suara sound system saya dengan jelas. Lama kelamaan kami bosan dengan permusuhan ini.

Mendengar lagu itu satu delegasi datang dari kubu Jack, karena perseteruan ini saya dengan Jack maka balo yang dikirim. Balo mengatakan "permusuhan ini tidak bisa di lanjutkan, kami datang untuk perdamaian". Lalu balo pergi dimana Jack duduk. Pico datang kerumah, melihat sound system ada di serambi Pico komentar "Bertanding dengan siapa".

Benar, buat apa kita bermusuhan, saya pun meminta Pico Menemui mereka bertiga (Jack, Balo dan Mandocang) di Pos Ronda dan mengatakan permusuhan ini tidak mengasikkan. Mandocang dan Balo ternyata balik bersama Pico dan berada di tempat saya. Jack tidak ikut, mungkin marah. Tapi tidak lama Jack datang dan membawa kaset sambil berkata, "Baiknya Putar lagu ini saja"

Kami tertawa, berjoget, permusuhan usai, dan sejak itu permainan Dam ditinggalkan ..!!
READMORE...

Senin, 16 Juni 2014

Blogger Bodoh

Blogger Bodoh


Prinsip Dalam Cinta

Posted: 15 Jun 2014 08:48 AM PDT

Kali ini kita bicara soal prinsip Cinta, mungkin sobat berfikir prinsip cinta itu apasih, maksudnya prinsip bagaimana itu cinta dan apa itu cinta ..??

Bukan kawan, tidak seperti itu yang saya maksud adalah prinsip hidup kita soal cinta. Atau prinsip dalam cinta. Jadi ini tentang adanya pegangan dalam masalah Asmara hingga ini tidak membuat agan ketika mengalami masalah cinta agan menjadi galau, susah kalau di putusin atau mutusin mantan.

Saya pribadi ada sebuah prinsip cinta yang saya gunakan, ada juga prinsip dalam hidup. Tidak boleh berubah seenak hati yang jelas ketika sudah di buat tidak bisa dirubah baik oleh situasi atau kondisi apapu kecuali kehendak Yang Maha Kuasa... hehe ... !!

Ketika saya mengenal cinta dan dalam masa pacaran saya selalu menyampaikan bahwa saya punya prinsip cinta yang jelek dan saya pengang teguh prinsip ini. Dan ketika kami putus maka tidak ada kegalauan di antara kami. Saya tidak galau, do'i juga tidak galau.

Saya juga punya prinsip cinta tidak muluk-muluk amat. Tidak seperti daftar menu makanan atau daftar belanjaan. Cukup satu saja. Penasaran dengan prinsip cinta seorang Lupus Kampung ??

Ini dia prinsip cinta yang aku pegang :

"Aku tidak akan pernah pacaran 2 kali dengan satu orang yang sama"

Gimana, kerenkan prinsip cinta saya, hahaha ... !!

Prinsip cinta ini maksudnya ketika saya pacaran dengan seseorang kemudian saya putus maka jangan harap ada jalan untuk kembali dan memperbaiki. Jadi kalau putus sudah putus saja, tidak usah diungkit, kita sahabatan aja lagi seperti dulu.

Jadi setiap pacar saya itu tau bahwa ketika mereka putusin saya atau sebaliknya maka kami akan langsung saling melupakan dan tau mereka tidak lagi bisa berharap. Tapi kami tetap jadi sahabat dan terkadang cinta tumbuh lagi lagi, namun cinta itu saya bunuh pake racun serangga hahaha ....

Karena saya punya prinsip ini, saya putus dan bersahabat dengan mantan, ada juga yang ingin kembali, tapi saya cuman jawab singkat saja, "Kamu tau prinsip saya, saya tidak bisa kembali". "itukan cuman prinsip, kan bisa di ganti". "Maaf, saya orang yang konsisten". Ketika kamu sadar bahwa saya orang baik itu sudah terlambat .. !!

Biasanya hal ini juga jadi hiburan ketika sang mantan ingin kembali tapi yach, sudahlah, sori, saya adalah orang yang teguh pada prinsip ini, walau terkadang rasa di hati juga masih ada tapi semua itu kalah oleh prinsip cinta saya. Ini juga ada ceritanya, nanti kita bagi .. soalnya cerita ini masih sangat panjang !

Makanya, penting bagi kamu untuk bangun prinsip. Kalau ada yang mau prinsip cinta saya kasih dech, tapi ini buat para cewek, tapi cocok juga buat cowok. Prinsipnya gini :

"Cinta tak selamanya di buktikan dengan SE*S"

Jika kamu kuat pengang prinsip, maka dengan prinsip ini kamu akan terjaga dan mampu menjaga kehormatan kamu dengan baik seperti saya yang teguh dengan prinsip cinta saya, hahaha ...!!

Oke sekian dulu ... teguhlah pada prinsip.

Panas, Cantik Teman Ku Yang Satu Ini

Posted: 15 Jun 2014 08:25 AM PDT

Masih berkisah tentang perjalanan cinta seorang yang dulunya penakut sama cewek. Setelah berhasil punya pacar, baca Pacar Pertamaku Bukan Cinta Terakhirku, aku berjanji membuang kebiasaan lama ku. Tetapi sepertinya memang sulit sekali kawan membedakan antara bakat dan hobby :D. Saya tidak tau apa ini bakat atau hobby yang memang sudah melekat.

Saya pernah berjanji dengan Pacar ku untuk tidak lagi melakukan kebiasaan gila yang melontarkan seribu kata manis. Tapi memang ternyata hubungan ku dengan Diah membawa efek positif. Saya tidak merasa cewek-cewek nunggu saya jadi jomblo tetapi sepertinya ketika saya melontarkan kata-kata maut jadinya mereka kembali merespon.

Dan termasuk salah satu teman saya cewek, Namanya Rosmayanti, panggilannya Ros. Di kampungnya termasuk cewek yang punya geng keren. Dia punya 8 anggota geng cewek termasuk si Ros ini. Di orgen tunggal, banyak yang akan mengerumuninya, tapi bagi kami (Lupus Kampung) mereka bukan type yang cocok buat kami. Ros memiliki paras yang lumayan cantik, senyumnya manis tapi satu hal yang membuat Ros jadi perhatian karena sifatnya yang centil dan ngomong asal lepas. Dan Body-nya saya cuman akan bilang WOW ... saya kira itu sudah cukup menggambarkan bukan ... hahaha ...!!

Suatu hari saya sepertinya tidak bisa tahan diri, saya tau Ros termasuk dalam geng Idola semua daerah perkampungan. Dimana mereka hadir, selalu di kerumuni seperti gula di tengah sarang semut. Tapi saya tidak peduli, bagi saya, hobby harus di salurkan. Awalnya saya hanya ngajak bicara santai saja. Tapi si do'i ini tidak tenang, bentar pergi bentar datang lagi.

Pas suatu kesempatan saya memulai untuk melontarkan kata-kata andalan saya, tapi ternyata perngaulannya sudah membuatnya terbiasa. Dia malah membalas dengan kata yang lebih panas, menantang yang membuat ku malah tidak bisa berbuat sesuatu. Baru kali ini aku dapat cewek di gombal malah ngegombal balik.

Gila nich cewek pikir ku. Saya coba persiapkan beberapa kata yang kali ini akan membuat si do'i ini akan jatuh dan kalah, tapi sayang itu hanya menurut ku.

Saya : "Ros, tau tidak, tiap kali ada ongen tunggal saya cari kamu dan teman kamu"
Ros : "Oh ya, ..!, tapi memang sich banyak yang cari kami" dengan gengnya, maksudnya
Saya : "Kamu tau tidak saya cari kamu buat apa" tanya ku
Ros : "Tidak, memang buat apa" tanyanya balik
Saya : "Sebenarnya saya telah lama memperhatikan kamu dan suka sama kamu"
Ros : "Ingat, Diah itu teman saya juga .. mau kau apakan dia" mengingatkan tentang Diah
Saya : "Saya akan lepas dia bila kamu mau sama aku" jawabku lepas saja
Ros : "Serius, tapi sori saya tidak bisa lakukan itu demi teman ku" jawabnya menegaskan

Ternyata, semua jurus tidak mempan, di gombal, bunga dan lainnya tidak ngaruh kawan. Tapi saya tidak putus asa, tiap hari saya lakukan itu, dengan mendesak dan terus mendesak. Akhirnya pada satu waktu mungkin bosan di rayu tiap hari, Do'i pun akhirnya luluh.

Ros : "Sebenarnya saya tidak mau menghianati teman, tetapi saya akan lakukan itu bila kamu bisa buktikan sesuatu sama saya"
Saya : "Buktikan apa ?" tanya ku ..
Ros : "Saya mau ............. hmm !!!" mencoba membuat penasaran
Saya : "Mau apa .. ?" dan saya terpancing penasaran
Ros : "Saya mau kamu cium saya di sini" dengan wajah menantang

Sial, masa saya di suruh cium do'i di terotoar sekolah. Semua anak SMP dan SMA lalu lalang. Gila bener, saya ditantangin untuk membuktikan sesuatu yang tidak pernah saya lakukan. Saya pikir ini do'i sudah pengalaman kali yach.

Ros : "Tidak berani yach .." tanyado'i sambil ngeledek
Saya : X@#$ ..... ??"" diam seribu bahasa

Ros lalu berdiri dan berkata, "ternyata Kamu masih seorang banci" sambil berjalan menjauh dan terus melihat ke arahku. Saya masih dalam tunduk yang dalam dan tidak pernah membayangkan akan di tantangin dengan hal seperti itu.

Ini pertama kalinya aku di tantangin sebuah hal yang tidak bisa aku lakukan. Mungkin pun jika di tempat yang sepi aku tidak akan berani. Saya baru punya keberanian untuk bicara dan belum ada keahlian untuk hal something like that ..!!. Saya juga berfikir kalau Ros ini cewek tidak bener ..!!

Kejadian itu adalah sebuah pukulan baru, kali ini saya benar-benar tidak mau lagi mengeluarkan kata gombal pada sembarang cewek. Saya tidak mau kalau saya tidak ada hati untuk jadi pacarnya. Dan ternyata Diah tau soal ini. Dan sepertinya Diah, tidak mau ambil pusing.

Dimana saya ada, pas Ros lewat, saya tunduk, dan do'i selalu saja berhenti dan mengatakan hal yang sama, "ternyata kamu masih banci". Bahkan hingga di acara orgen tunggal, Ros dan temannya Wanda sering menghampiri, dan kata itu tetap keluar dari mulutnya.

"Ternyata Kamu Masih banci", kata itu seperti mengakar di otakku, tidak mau keluar, apapun yang aku lakukan di sekolah, dirumah, dimana pun saya hanya ingat kata itu. Cukup lama kejadian itu hampir seminggu saya di perlakukan seperti itu. Saya mulai tidak tahan, saya seperti di intimidasi dengan kalimat itu.

Yang namanya manusia pasti ada batas sabarnya, dan akhirnya suatu hari, bel berbunyi, tanda jam istirahat usai, saya jalan menuju kelas dari kantin, Ros dan temannya jalan dari arah belakang lebih cepat hingga melaluiku. Biasa, Ros jalan paling belakang karena ingin mengejekku dengan kata itu. Setelah semua teman Ros lewat dan Ros melewatiku ia berbalik dan berkata hal yang sama "ternyata kamu masih banci" sambil tersenyum.

Amarah ku timbul, aku pun mulai berjalan cepat dan mencoba untuk melewati Ros. Ketika aku cukup dekat aku tarik tangannya. Semua teman Ros telah masuk kelas, Do'i kaget melihat tingkah ku. Kupegang bahunya lalu kusandarkan di tembok kelas, lalu ia tesandar, tangan kananku ku letakkan dekat kepalanya, aku mendekatkan wajahku ke wajahnya.

Ros : "Kamu mau apa ..?" kaget dan sedikit takut di wajahnya
Saya : "saya mau buktikan sesuatu" kataku
Ros : "Buktikan apa" tanya Do'i
Saya : "Permintaan mu" kataku

Do'i pun mulai terlihat gemetaran dan saya mulai merapatkan wajah ku ke wajahnya. "Jangan bergerak kataku" sudah sangat dekat sekali, mungkin jaraknya hanya 3 cm dan ini benar-benar situasi genting.

Stop .... !!
Menurut kawan-kawan apa yang akan aku lakukan setelahnya, apa aku akan menciumnya atau tidak ... ? jika sobat mengatakan aku akan menciumnya maka kalian salah wahahahaha ..... ayo kita lanjutkan ceritanya.

Selain merapatkan wajah ku aku pun merapatkan tubuh ku, benar-benar sangat dekat sekali. Saya terus mendekat hingga aku bisa rasakan hembusan nafasnya dari hidungnya. Dia ketakutan dan menutup mata. Do'i pasrah dan aku melihat ketakutan itu sudah cukup membuatnya jera. Kemudian aku mendekatkan mulutku ke telinga kanannya lalu aku berbisik di telinganya. "Jangan katakan lagi aku masih banci...!!"

Aku lalu melepas tangan ku, dan menjauh dan memberi tanda untuk dia boleh pergi. Setelah kejadian itu aku tau bahwa Ros, seorang gadis yang dengan tingkah genit, ngomong lepas, ngajakin berbuat ini itu yang tidak bermoral ternyata hanya di mulut saja. Dia sendiri tidak berani melakukan dan hanya bisa ketakutan. Dan aku juga tau ternyata Do'i gadis baik-baik meski bergabung dengan geng cewek yang super terkenal seantero kampung.

Dari situ aku dapat poin plus lagi yang dimata Ros aku adalah cowok baik, menghargai cewek dan do'i pun kalau bicara dengan saya sudah tidak lepas ngajakin ini itu.
READMORE...

Minggu, 15 Juni 2014

Blogger Bodoh

Blogger Bodoh


Pacar Pertamaku Bukan Cinta Pertamaku

Posted: 14 Jun 2014 11:45 AM PDT

Ini masih tentang seputar asmara saya, dimana untuk pertama kalinya saya punya pacar. Tepatnya kelas 2 SMP. Masih ingat cerita kemarin tentang Kedatangan 2 Bidadari Pindahan ?. Kalau belum silahkan baca dulu. Dan bagi yang sudah baca tentu bisa jawab pertanyaannya pada ahir artikel tersebut siapa yang jadi pacar saya pertama.

Yang jadi pacar saya yang pertama adalah yang pendek, sedikit berisi tapi cantik, hehehe ..!!. Siapa dia dan bagaimana orangnya silahkan baca artikelnya sana, saya tidak akan jelaskan lagi disini tentang perawakannya. :P.

Ya, yang pertama adalah Diah, terpilih sebagai pacar peertama ku tapi bukan cinta pertama ku. Sebagai seorang yang di kenal dengan Cowok tanpa rasa cinta, walau seribu kata manis keluar dari mulutnya, kini semua terasa hambar. Tidak ada lagi yang mau menanggapi serius setiap kata yang kulontarkan, paling jawaban akhir mereka (Para ladies) hanya satu kata "Gombal".

Melihat itu tau sendiri gimana rasanya kalau mau ngerjain orang tapi sudah ketahuan, jadinya kan tidak asik kawan .. hahaha ..!! Di lupus kampung sendiri saya yang termasuk paling jahil, nanti cerita jahilnya lupus kampung juga ada kok.

Oke, karena perasaan itu muncul dan tidak lagi membuat orang untuk tertarik dan hanya menjadikan sebagai hiburan semata, saya mencari akal untuk membuat orang berfikir bahwa saya punya cinta. Awalnya memang berat, karena tidak ada lagi yang percaya tapi saya punya trik dan tidak kehabisan akal.

Saya dekati semua teman dan mereka seperti biasa, ketika saya mendekat mereka sambut dan siap untuk di gombal sebagai hiburan. Saya coba duduk diantara kerumunan para cewek yang lagi gosip tentang cowok tentang kesukaan mereka. Ketika saya duduk saya minta di tengah dekat Diah. Wah, kesan penakut saya benar-benar sudah hilang ... hahaha ..!!. Saya di beri ruang dan mulai untuk bicara pelan-pelan dan berbaur. Awalnya sich biasa saja namun kelamaan saya mulai mengeluarkan jurus saya.

Pacar Pertamaku Bukan Cinta PertamakuDiah yang baru beberapa lama di sekolah masih tidak terlalu percaya dengan gosip yang beredar tentang saya, seorang yang dikenal sebagai PHP (Pemberi Harapan Palsu, Sok ganteng .. hahaha !!). Begitu kata-kata manis keluar Diah tersenyum dan tersipu malu. Melihat hal itu teman Diah lainnya menariknya menjauh dan memberi peringatan bahwa jangan sampai terhipnotis dengan kata-kata maut dari seorang PHP.

Tetapi tiap hari saya lakukan itu namun hal tersebut terus terjadi, Diah selau dalam pengamanan ketat bak dikawal bodyguard. Dan ia lebih mendengarkan kata-kata temannya dari pada apa yang aku katakan. Tapi saya tidak putus asa, jurus berikutnya saya gunakan dengan sandi :

"Cinta Lari Tak Kukejar, Cinta Datang Tak Kutolak"

Diperlakukan seperti itu aku menjadi seorang Cowok pemurung, tidak ada lagi seribu kata manis yang keluar dari corong-corong yang tiap hari bergema. Hal ini tentu membuat para Fans bertanya, ada apa dengan si Mawar ini yang berubah 100%. Ditanya kakaknya tidak ada masalah keluarga (Saya ada kakak cowok yang juga sekolah kelas 3 di SMP yang sama). Akhirnya, kabar tersebar, bahwa saya ditolak dan tidak di anggap serius oleh Diah.

Akhirnya beberapa hari banyak yang bilang ke Diah kalau saya serius, teman-teman menilai bahwa inilah ahir dari petualangan si Pujangga cinta yang kena batu. Padahal ini hanya sebuah perangkap untuk membuat kata-kata manis bisa diterima lagi di tengah-tengah masyarakat .. hahaha ... sukses.. ..

Dan akhirnya, suatu hari, jam istirahat, saya kembali duduk sendiri, menyendiri, banyak teman cowok yang terus mencari informasi dan juga membantu meyakinkan Diah kalau saya serius dan Diah akhirnya tergerak. Melihat saya menyendiri, Diah datang dan menghampiri.

Diah : "Apa semua kata-katamu adalah benar?"
Saya : Mengangguk menandakan ia ..
Diah : "Tapi saya masih ragu" Katanya
Saya : "itu hak kamu, tapi saya akan berubah"
Diah :"Serius, ... !! Demi aku kamu mau berubah"
Saya : Saya ngangguk tanda ia ...
Diah : "Kalau begitu saya terima kamu" jawabnya sambil pergi keruang kelas.

Saya hampir tidak percaya, ternyata sandi "Cinta Lari Tak Kukejar, Cinta Datang Tak Kutolak" berhasil. Dan sandiwara kemurungan ku. aku akhiri dan semua orang ternyata memperhatikan hal itu. Saya berdiri dari duduk dan berjalan menuju gerbang melewati kelas SMA. Beberapa siswi melihat saya tersenyum, mungkin dalam hati mereka berkata "Akhirnya kamu membuktikan diri punya cinta".

Ternyata selama aku murung, berdiam diri, menyendiri, Diah dan temannya telah membicarakan itu dan menganggap aku benar-benar serius. Aku merasa puas dan telah berhasil membuktikan bahwa aku bisa serius bisa tidak. Tetapi jawaban Diah tidak langsung membuat ku puas. Aku ingin lebih memastikannya lagi. Cuman mengatakan aku menerima kamu, sebuah kata tanpa status.

Karena aku juga tidak pernah bilang ingin jadi pacar kamu tapi hanya kata-kata manis seperti, aku mencari seseorang seperti kamu, aku ingin dekat dengan kamu, aaku ingin selalu bersamamu. Hei ... ingat kawan pembaca, saya adalah orang yang tidak mau terikat dan ingin bebas-sebebasnya .. hahaha ... jadi selami semua kata-kata itu, apa ada kata Aku ingin jadi pacar kamu, semua kata itu hanya kata yang mengindikasi ke arah itu tapi tidak sebagai bentuk pernyataan untuk terikat, hahaha ....!!! Dasar Kau PHP .. hahaha ....

Untuk memastikan hubungan itu esoknya saya ke samping sekolah. Tepatnya ke jalanan yang menuju sebuah warung Sop ubi yang sambalnya minta ampun pedasnya. Diantara jalan ada pohon mangga, saya duduk di sana sambil tetap menyendiri, masih sebuah taktik pemanggil hati orang untuk simpatik .. eeaa Jebakan Batman haha ... dan salah satu teman kelas saya cewek terjebak. Awalnya mau di gombal dulu tapi jangan dech, itu teman Diah, nanti laporan masuk rencana besar gagal.

Dia berhenti dan bertanya
Teman Diah :"ada apa, kok sendiri?"
Saya :"Tidak kok, cuman menunggu seseorang, mungkin saja lewat sini"
Teman Diah : "Siapa, Diah .. ?"
Saya : "Mungkin" Jawabku sambil senyum, sebuah trik menandakan ia .. hahaha
Teman Diah :"Tunggu saya panggil di kelas" lalu pergi

Saya merasa sandiwara ini begitu mudah untuk dilakoni, kata dalam hatiku. lalu tidak lama dari jauh Diah bersama temannya terlihat, kemudian teman Diah menunjuk ke arah ku dan Diah telah melihatku duduk sendiri di bawah pohon mangga. Diah berjalan, dan sepertinya teman Diah kembali ke kelas.

Diah lalu mengambil posisi dan duduk di sampingku, cukup dekat, hingga tangan kami saling bersentuhan. Tapi saya tidak ingin bersentuhan tangan, karena itu nilai tambah buat ku yang merasa bahwa suatu saat Diah akan bercerita bahwa aku lelaku sopan dan memang itulah kenyataannya :P.

Kami memulai percakapan sederhana dan akhirnya masuk pada pembicaraan yang yang maksudkan untuk memperjelas status kami.

Saya : "Kemarin itu maksudnya apa ?" sedikit malu akting  ...!!
Diah : "Yang mana?" Tanya balik
Saya : "Yang kemarin itu, saya terima kamu, maksudnya apa" tanya ku balik
Diah : "Oh itu, ..!!" sambil senyum malu dan menunduk
Saya : "Apa ?" tanya ku mencoba mendesak
Diah : "Saya mau jadi pacar kamu" menjawab sambil nunduk
Saya: "Apa buktinya" tanya ku
Diah : "Kamu mau bukti apa" tanya dia balik

Saya lalu berfikir, gimana cara membuktikan, apa hal yang paling dia tidak mau lakukan. Saya rencananya mau meminta dia melakukan hal yang paling ia takuti. Tapi karena ia masih termasuk belum lama di sekolah jadi saya kurang tau ia takutnya sama apa. Dan saya punya inisiatif untuk membuktikan.

Saya : "Saya mau kamu lakukan sesuatu" kataku
Diah : "Apa"
Saya : "Saya mau liat wajah kamu tanpa jilbab" Kataku, maklum sekolah kami adalah sekolah umum berbasis madrasah
Diah : "Boleh, tapi kamu buka sendiri" jawab diah, sepertinya Diah tau bahwa aku pernah mengidap penyakit takut cewek. Jangankan jabat tangan, di dekati saja langsung kabur.
Saya : "Serius ...!!" kataku
Diah : "Serius, silahkan ...!!"

Saya benar-benar di uji, mungkin untuk bicara dengan cewek saya sudah ada keberanian, tapi ini, di suruh buka jilbab, gila bener .... !! saya benar-benar tidak sanggup melakukan hal gila ini, tapi saya harus berari, masa cowok takut sama cewek...!!

Saya lalu mengatakan akan melakukan itu dengan syarat Diah harus tutup mata. Dan dia pun menutup mata. Saya coba lepas kancing jilbabnya, susah minta ampun, tambah tangan yang gemetaran membuat makin sulit. Sory coy, soalnya saya sendiri tidak pernah pakai jilbab ... wkwkakak .... !! Tapi dengan perjuangan yang cukup mendebarkan saya berhasil membuka jilbabnya.

Saya tidak melepas, hanya membiarkan jilbab putihnya tergantung seperti kerudung. Diah lalu buka mata dan tersenyun, tenyata Diah cantik juga kalau tanpa jilbab. Saya lalu memcoba membuka jilbabnya yang tetap menggantung dan mengintip bagian kupingnya.

Melihat itu Diah sedikit heran lalu bertanya mengapa saya melakukan itu. Saya jawab santai saja dan mengatakan bahwa, "Saya cuman ingin memastikan daun telinga kamu masih lengkap atau kagak" Wkakakaka ......!! Dia cemberut sambil kembali memasang kancing jilbabnya. saya mencoba menghibur bahwa saya cuman bencanda. Lalu dia kembali tersenyun dan dari situlah kami resmi menjadi pasangan sejoli eeaaa ..sok romatis.

Sejak saat itu hubungan Diah dengan Ajho makin Renggang, mungkin karena saya atau ada hal lain. Tapi saya coba meneliti itu dan tenyata jawabannhya, silahkan tebak saja sendiri ... !! hahaha ...

Dalam kesempatan mendatang saya akan tulis cerita putusnya ikatan ini yang hanya berusia kurang lebih sebulan. Penyebab putusnya ada beberapa macam. Tunggu kelanjutan kisahnya !
READMORE...

Jumat, 13 Juni 2014

Blogger Bodoh

Blogger Bodoh


Kedatangan Dua Bidadari Pindahan

Posted: 13 Jun 2014 01:28 AM PDT

Kali ini adalah cerita tentang pendatang baru dalam hidup saya, keduanya adalah sahabat yang pindah ke sekolah ku. Awalnya ketika datang, mereka berdua masuk dan duduk di kelas 3 SMP. Tapi entah kenapa esoknya mereka malah di masukkan dalam kelas 2.

Kedua cewek ini memiliki perbedaan yang relatif jauh. Satu tinggi dan yang satunya pendek, yang satu kurus dan satu hampir gemuk. Keduanya kompak seperti saling melengkapi kekurangan masing-masing, hahaha ...!!. Tapi untuk urusan wajah tidak begitu beda jauh, yang satunya cantik dan satunya cantik sekali :p.

Yang pertama, namanya Mardiah, Panggilan Diah, tinggi sekitar 157 cm, body semok sedikit berisi, pendek tapi putih dan mulus. Dan yang satunya lagi Namanya Hajra di panggi Ajho, orangnya tinggi 165 cm, body standard, kulit putih muka mirip Desi. Jangan tanya kenapa Desi kali ini memang beberan mirip. Kalo di kasih bandingan 11 : 12. Keduanya bersahabat, mereka keluar dari satu sekolah yang sama karena persahabatan ketika salah satunya mengalami masalah dan memilih keluar, ternyata sahabatnya juga ikut keluar demi sebuah janji persahabatan.

Kedatangan Dua Bidadari Pindahan
Awalnya saya tidak begitu memperhatikan, cuman yang namanya pendatang baru pasti mencoba beradaptasi dengan teman-teman baru termasuk saya. Mereka belum tau tentang saya, yang telah mengumbar kata-kata cinta ke semua kelas kecuali kelas satu SMP. Alasannya sich semua orang yang dilakukan itu, jatuh cinta atau pacaran dengan adik kelas, kalo saya mah ogah, udah biasa, makanya yang saya gombalin adalah sekelas saya sampai kelas 2 SMA.

Terus keakraban kami semakin berlanjut dan seperti teman-teman lainnya kami bercanda. Tapi keduanya ternyata di gariskan mengisi kisah asmara saya. Dan pada akhirnya mereka berdua berhasil saya menjadi pacar saya walau hanya dalam waktu singkat.

Untuk cerita selanjutnya, silahkan ditunggu, dan kira-kira menurut sobat, siapakah yang pertama kali jadi pacar saya diantara kedua bidadari pindahan tersebut ... !!.

Lupus Kampung Lepas Dari Aibnya Dan Membuktikan Diri

Posted: 13 Jun 2014 01:05 AM PDT

Cerita kali ini tentang awal mula keberanian seorang Lupus Kampung dan membuktikan diri kalau dia seorang Lupus. Setelah pengalaman pertama ku ngomong dengan cewek, mulailah timbul keberanian ku dan mengasah keahlian ku dalam bidang ini. Ternyata selain muka yang cukup ganteng, bahkan ada yang bilang kalau ke jakarta aku bakal jadi artis, pede ku makin besar .. hahaha ..!! (Songong dikit boleh donk hehehe .. !!) Bahkan saya ada kisah sampai di taksir banci .. hahaha ...!! Nanti kita ceritain itu :D.

Mulailah saya berbicara dengan cewek di sekolah ku, tidak pandang bulu, semua aku gombal dengan berbagai kata-kata manis yang langsung membuat para gadis jatuh cinta.

Saya sudah puas dengan temas sekelasku yang aku gombal dan semua hanya terseyum dan langsung ngomong sopan. Padahal dulu mereka tidak mau ngomong karena menganggap aku sombong dan tidak mau bicara, didekati malah menghindar (Maklum masih penakut kala itu .. hehehe ..!!). Tapi mereka melihat sesuatu yang baru, seorang Lupus yang baru lepas dari kandangnya, dan menunjukkan siapa dia sebenarnya dan memang pantas dapat predikat Cowok Lupus.

Cewek Anak SMA kelas 1 dan saya SMP Kelas 2. Saya tidak tau namanya siapa tapi karena SMP dan SMA berbaur dan satu gedung, maka kami sering ketemu. Orangnya cantik, pake jilbab, body standar dan kesannya dia sopan plus senyumnya manis. Saya sering perhatikan dia karena dia cantik hahaha ..  kalau cantiknya sih mengalahkan artis ibu kota selevel Desi Ratnasari. Saya pake Desi sebagai bandingan karena dia artis tercantik menurut Lupus Kampung. Nggak percaya sudahlah.... !! Saya juga tau dia tidak punya pacar, karena sejak masuk sekolah dia tidak pernah bicara dengan cowok.

Lupus Kampung Lepas Dari Aibnya Dan Membuktikan Diri
Setelah puas menggombal beberapa teman cewek dalam kelas, saya jalan keluar jam istirahat. Menunjukkan muka alim dan penuh pesona. Berjalan di antara kerumunan para siswi cantik yang memperhatikan. Lalu saya coba mendekati anak kelas satu SMA tersebut. Saya tidak ajak kenalan tapi langsung saja saya tanya dengan jurus gombal.

Saya : "Hei, saya boleh tanya tidak ?" dia heran lalu lempar senyum
Cewek :"Ya, boleh, mau nanya apa ?" terus tersenyum
Saya : "Pernah tidak ada yang bilang kamu cantik ?" dia tambah senyum dan semakin cantik saja kalau dia senyum
Cewek :"Tidak pernah ada yang bilang seperti itu sama saya" Jawabnya
Saya : "Oh .. gitu ..!!" sambil pasang muka heran
Cewek :"Emang kenapa ya ..?" dia tanya balik
Saya lalu jawab :"Berarti sayalah orang pertama yang mengatakan itu padamu, terus terang saja kamu cantik" lalu saya berbalik dan berjalan menjauh menuju teman sekelas saya.

Teman-temannya yang ada bersamanya menggodanya, dari jauh saya perhatikan dia dan terus melihat kearah saya dengan selalu tersenyum dan saya cuman bisa balas dengan senyum balik sambil melambai. Bahkan pernah di gosip pacaran, tapi saya membatah hal tersebut dan selalu melakukan klarifikasi hingga semua teman saya sadar bahwa saya hanya meng-gombal.

Sejak saat itu, tiap pagi saya di jemput dengan senyum Gadis tersebut dan saya tidak pernah ngajak dia ngomong lagi soalnya takut kalau dia jatuh cinta beneran, padahal saya hanya uji kemampuan saja hahaha ... terus juga kayaknya tidak nyaman anak kelas 2 SMP sama anak kelas 1 SMA :D. Karena keseringan melakukan gombalan tanpa pandang bulu, akhirnya ketika saya bicara apa saja soal cinta semua teman cewek ataupun cowok selalu membalas dengan satu jawaban sama. "Tidak usah di ambil hati, kita tidak pernah tau kapan Mawar Bicara serius, jika dia nembak kamu jangan behayal, kamu hanya di gombal".

Tau kenapa saya di beri nama mawar, itu adalah singkatan dari Nama saya Mawardi yang disingkat jadi mawar. Lupus Kampung, panggilan di sekolah Mawar (eaa ini aib baru hahaha ..!!), seseorang yang dikenal tidak pernah serius bicara soal cinta ... !!. Dari sini pun saya sering dapat job buat surat cinta sama teman-teman saya. Termasuk dari salah satu Raja Gombal Lupus Kampung Balo. Jago gombal tapi tidak tau buat surat cinta, payah .....! Juga order membuat puisi cinta.

Tapi hal ini tidak pernah saya tunjukkan di depan Lupus Kampung yang lain, karena jika mereka tau bisa jadi tiap ada tontonan orgen tunggal, saya bakal di uji coba, saya tidak mau seperti Balo, tiap kampung ada pacarnya ... :P

Lupus Kampung Ngumpul : Dimana Saja ...??

Posted: 12 Jun 2014 10:37 AM PDT

Ketika lupus Kampung ngumpul ada beberapa hal yang biasa kami lakukan. Kami tak seperti anak kota yang ngumpul di Mall, di Taman atau tempat lainnya. Kami punya tempat-tempat tersendiri. Beberapa tempat kami yang di pavoritkan adalah :

Kamar Kolong Rumah ( Studio Cat Oli )
Kamar ini di buat di rumah Balo, Berdinding bambu yang pada bagian dalamnya dilapisi dengan kertas pembungkus semen dan kalender hingga angin serta cahaya tidak masuk. Digelari Studio Cat oli karena pada bagian atas dicat dengan oli sehingga warnanya hitam. Kertas semen dan kalender pun di tempel dengan cara menggunakan lem yang terbuat dari tepung kanji buatan sendiri. Pada bagian dalamnya kami menulis nama, menulis apa saja yang ada di benak kami, mimpi kami, harapan kami dan hayalan kami. Kamar ini digunakan saat pulang dari nonton orgen tunggal atau pada saat jam 10 malam keatas sekaligus jaga ayam karena diluar kamar adalah kandang ayam, hahaha ...!!

Rumah Pohon Dan Pohon Asam
Rumah pohon ini dibuat oleh saya dan Balo diatas pohon asam dimana biasa kami berkumpul. Tetapi dibagian bawah tetap ada sebuah bale bambu. Tempat ini kami gunakan setelah Ashar pulang sekolah hingga magrib. Tapi jangan salah kaprah, walau kami suka kumpul di pohon asam, kami bukan sejenis mahluk halus, tapi mahluk aneh bisa jadi hahaha !! Ada hal yang menarik dari pohon ini, biasanya saat kami datang pasti ada yang bawa garam, tau kenapa, karena kami gunakan untuk mengusir mahluk halus dan juga sambil makan buah pohom asam plus garam hahaha ...!!

Pos Tanpa Atap
Ini mirip pos ronda tetapi tidak punya atap, sekali lagi kendalanya adalah kami belum bisa berkreasi membuat atap. Terletak di pinggir jalan raya, gunanya untuk berkumpul setelah maghrib dan menghitung jumlah kendaraan yang lewat karena inilah satu-satunya hiburan kami.

Kamar Bang Jack
Kamar ini tidak jauh beda dengan Studio cat oli, tetapi kalau Studio cat oli di penuhi dengan kertas bungkusan semen, kamar ini dipenuhi dengan ratusan prangko dari seluruh Indonesia. Untungnya kamar ini tidak pernah di temukan Pak Pos, kalau di temukan dah pasti kamar ini dan seluruh isinya sudah di kirim ke Malaysia karena banyak sekali indikasi kamar ini milik Sonya pelantun lagu "Sonia Kau Sebut Namaku". Dikamar tersebut selain prangko ada Gambar Sonya dan mobil balap saja. Kamar ini digunakan saat ada lagu baru, biasa yang paling uptodate soal lagu adalah Bang Jack.

Inilah beberapa tempat kumpul Lupus Kampung dalam membuat berbagai mimpi dan hayalan masa depan. Hal yang indah, bicarakan mantan pacar atau sekedar menyusun strategi jangka pendek, misalnya nyolong Jambu tetangga ..hahaha .....

Lupus Kampung : Tutup Pasta Gigi Dan Dam

Posted: 12 Jun 2014 09:36 AM PDT

Biasanya selain mendengarkan musik, adu sound system serta nonton orgen tunggal (Elekton biasa disebut) saat tidak ada kegiatan kami melakukan permainan Dam. Ada 2 jenis dam yang kami gunakan. Dam yang aneh menurut saya karena tidak pernah di perlombakan dalam olimpiade manapun, hahaha !! Tapi yang jelas permainan ini sudah di tinggalkan.

Abis sholat magrib, kami berkumpul di salah satu rumah personil Lupus Kampung, biasanya rumah ku adalah tempat favorit karena halaman luas dan tidak ada pohon di depan rumah hingga pandangan bebas ke arah jalan raya. Sebenarnya sich bukan ke arah jalan raya tapi rumah tetangga yang ada di seberang jalan (itu sich cuman modus hahaha). Rumah tetangga yang punya anak 2 cewek cantik mirip artis india. Ini asli loch, semua ketika melihat cewek tersebut pasti bilang "Ini India asli Bugis Makassar". Sebenarnya ada 3 tapi masih kecil yang ketiga ini jadi tidak masuk sasaran pembahasan panas kami :p.

Awal cerita tiap awal berkumpul tidak ada permainan yang bisa kami kerjakan kecuali bulan ramadhan karena ada ceremoni khusus yang biasa kami lakukan (Khusus Lupus Kampung, nanti saya ceritain ceremoni yang bagaimana bentuknya yang jelas juga masih aneh dan tidak familiar dan tidak layak di bincangkan hahaha ...!!).

Akhirnya saya membuat kesepakantan dengan Jack untuk membuat mainan Dam dan kami membagi tugas. Karena Ayah saya seorang Tukang Kayu maka saya yang siapkan papannya dan Jack yang siapkan Pion-nya yang hanya boleh dari tutup pasta gigi, tidak bisa yang laen warna putih dan warna biru. Sekarang bagaimana sich bentuk dam ini, berikut gambarnya.

Permainan ini seperti permainan Dam Biasa, dan tidak ada yang aneh pada permainan ini. Untuk jadi Kingharus bisa mencapai garis akhir dari daerah musuh. Tapi kami menerapkan aturan tersendiri yang mana biasanya dam dibuat dengan 20 pion, tapi aturan kami adalah hanya menggunakan 15 pion saja. Alasan kami cukup rasional yang pertama, supaya ruang gerak lebih bebas hingga permainan bisa lebih lama dan yang kedua kami kekurangan tutup pasta gigi hahaha ...!.
Ini model dam kedua, jumlah pion-nya hanya 11. Cara mainnya juga saling makan musuh sedangkan untuk menjadi King, pion kita (Calon King) Harus menempati semua titik dalam segitiga musuh. Pion kita hanya bisa gerak mudur di pertahanan saja, jika telah maju meninggalkan posisi segitiga dan garis awal maka tidak bisa mundur kecuali jadi king.

Kami bermain satu dam saja walaupun ada 2 dam tetapi tidak boleh dimainkan semuanya. Karena aturan ketat bahwa tidak boleh pake pion selain tutup pasta gigi, sehingga jika satu dam di gunakan, yang lain harus antri dan jadi penonton supaya permainan ini semangat, lumayan ada penonton tiga orang seperti orang yang lagi antri makanan, hahaha ..!!

Dalam kesempatan mendatang saya juga akan tulis, Perseteruan Dam dan Pecahnya permainan Dam, so tetap didepan layar anda hingga artikel berikutnya kelar ... !! (Asik, ada tambahan penonton selain 3 personil lupus kampung yang lagi antri hahaha !!)
READMORE...